• Iklan
  • Policy
  • Shop
  • Podcast
  • Login
Upgrade
Media Data
Friday, May 8, 2026
  • Home
  • Bisnis
  • Dunia
    • All
    • Info Grafis
    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Bank Raya, AGRO, Bank Raya 2026, bisnis digital bank, kredit digital Bank Raya, laba Bank Raya, bank digital Indonesia, kinerja Bank Raya kuartal I 2026,

    Transformasi Digital Berbuah Manis, Bank Raya Catat Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Waspada! Modus Penipuan 'Paket Hilang' Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Waspada! Modus Penipuan ‘Paket Hilang’ Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Ilustrasi harga emas

    Permintaan Stabil, Harga Emas Diproyeksi Bergerak Moderat Sepanjang 2026

  • EkonomiHijau
  • Investasi
    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

    Ilustrasi IHSG

    IHSG Jeda Siang: Parkir di 8.678, ‘Big Banks’ Masih Jadi Primadona di Tengah Merahnya Asia

    Ilustrasi IHSG

    Reli Akhir Pekan: IHSG Siap Tembus Resisten Baru, Cek Menu Saham Pilihan Hari Ini

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang “Window Dressing”, Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Ilustrasi Bak BRI

    Saham ANTM dan BMRI Alami Net Sell Asing Terbesar Pekan Ini

    Flatlay of an iPad displaying stock market graph on a wooden desk with a pencil and paper.

    IHSG Tertahan di Level 8.370 pada Jumat (14/11), NCKL, SCMA, KLBF Jadi Top Losers LQ45

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    stock trading, investing, stock market, forex, finance, money, crypto, bitcoin, shiba, station, stock market, stock market, stock market, stock market, stock market, forex, forex, forex, crypto, crypto

    IHSG Melonjak ke 8.447 pada Awal Sesi Senin (11/11), MBMA, BUMI, TLKM Jadi Pemimpin Penguatan

    Ilustrasi Wallstreet

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.447 pada Senin (10/11), Didukung Sentimen Akhir Shutdown AS

    Trending Tags

    • Saham
    • saham blue chip
    • Harga Saham
    • investasi saham
    • investor saham bank
  • Opini
  • Tech AIHot
  • Nasional
    Menkeu Purbaya Ungkap Dana Pemerintah “Ngendon” di Deposito hingga Rp 285,6 Triliun

    Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    Pengasuhan anak di luar negeri, Pixels

    Aturan Daycare di Negara Maju Jadi Sorotan, Indonesia Didorong Perkuat Standar

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Trending Tags

    • ekonomi
    • Ekonomi Syari'ah
    • indikator ekonomi
    • ekonomi indonesia
    • perekonomian indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Dunia
    • All
    • Info Grafis
    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Bank Raya, AGRO, Bank Raya 2026, bisnis digital bank, kredit digital Bank Raya, laba Bank Raya, bank digital Indonesia, kinerja Bank Raya kuartal I 2026,

    Transformasi Digital Berbuah Manis, Bank Raya Catat Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Waspada! Modus Penipuan 'Paket Hilang' Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Waspada! Modus Penipuan ‘Paket Hilang’ Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Ilustrasi harga emas

    Permintaan Stabil, Harga Emas Diproyeksi Bergerak Moderat Sepanjang 2026

  • EkonomiHijau
  • Investasi
    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

    Ilustrasi IHSG

    IHSG Jeda Siang: Parkir di 8.678, ‘Big Banks’ Masih Jadi Primadona di Tengah Merahnya Asia

    Ilustrasi IHSG

    Reli Akhir Pekan: IHSG Siap Tembus Resisten Baru, Cek Menu Saham Pilihan Hari Ini

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang “Window Dressing”, Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Ilustrasi Bak BRI

    Saham ANTM dan BMRI Alami Net Sell Asing Terbesar Pekan Ini

    Flatlay of an iPad displaying stock market graph on a wooden desk with a pencil and paper.

    IHSG Tertahan di Level 8.370 pada Jumat (14/11), NCKL, SCMA, KLBF Jadi Top Losers LQ45

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    stock trading, investing, stock market, forex, finance, money, crypto, bitcoin, shiba, station, stock market, stock market, stock market, stock market, stock market, forex, forex, forex, crypto, crypto

    IHSG Melonjak ke 8.447 pada Awal Sesi Senin (11/11), MBMA, BUMI, TLKM Jadi Pemimpin Penguatan

    Ilustrasi Wallstreet

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.447 pada Senin (10/11), Didukung Sentimen Akhir Shutdown AS

    Trending Tags

    • Saham
    • saham blue chip
    • Harga Saham
    • investasi saham
    • investor saham bank
  • Opini
  • Tech AIHot
  • Nasional
    Menkeu Purbaya Ungkap Dana Pemerintah “Ngendon” di Deposito hingga Rp 285,6 Triliun

    Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    Pengasuhan anak di luar negeri, Pixels

    Aturan Daycare di Negara Maju Jadi Sorotan, Indonesia Didorong Perkuat Standar

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Trending Tags

    • ekonomi
    • Ekonomi Syari'ah
    • indikator ekonomi
    • ekonomi indonesia
    • perekonomian indonesia
No Result
View All Result
Media Data
No Result
View All Result
Home Opini

Jika Dunia Menyulut Api, Siapa yang Menjaga Rumah Kita? Tafsir Hukum Keluarga atas Krisis Timur Tengah

Redaksi by Redaksi
August 21, 2025
in Opini, The Dialogue
1
Donate
0
Potho spesial Abu Paisal Kuba, Ketua RTA
583
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterRingkasan

Oleh: Faisal Kuba*

Api itu sedang menyala di tanah jauh, dibelahan benua lain, di balik reruntuhan, gedung mewah, toko, bangunan dan masjid. Suara dentuman yang tak lagi mengejutkan siapa pun. Di Gaza, di Rafah, di Tel Aviv, di Damsyik, dan di Teheran, manusia jatuh satu per satu seperti daun di musim dingin.

Lalu kamera menyorot wajah anak-anak yang menangis tanpa tahu siapa yang membunuh ayahnya, perempuan yang meratap sambil menggendong jasad anaknya, dan lelaki-lelaki berseragam atau bersorban yang saling mengutuk, membom, dan menanggalkan sisi insaniahnya. Dunia menyulut api. Lalu, siapa yang akan menjaga rumah kita?

Konflik Iran dan Israel bukan hanya soal politik luar negeri. Ia adalah refleksi dunia yang kehilangan kepala keluarga. Dunia tanpa ayah—tanpa pemimpin yang adil, tanpa penjaga rumah tangga peradaban. Ketika Amerika bersikap seperti mertua yang ikut campur rumah tangga orang lain, dan negara-negara Arab menjadi saudara ipar yang diam saat anaknya dipukuli, maka siapakah yang akan menjaga rumah umat ini?

Indonesia, dengan segala keislamannya yang santun dan diplomatis, tampak bingung menentukan sikap. Netral dalam diplomasi bukan berarti netral dalam kemanusiaan. Dalam fiqh keluarga, suami yang mendiamkan kekerasan dalam rumah tangga disebut dayyuts, yang oleh Rasulullah dikutuk karena tidak memiliki kecemburuan atas kehormatan keluarganya. Apakah kita, sebagai bangsa dan umat, akan memilih menjadi penonton abai yang tidak lagi memiliki ghirah?

Namun, mari kita melihat ke dalam rumah kita sendiri—Indonesia. Negeri dengan lebih dari dua ratus juta umat Islam ini ibarat keluarga besar yang rumahnya dikelilingi pagar adat, undang-undang, dan sopan santun diplomasi. Ketika dunia di luar sedang membakar diri dalam konflik, rumah kita masih tampak tenang. Tapi ketenangan itu bukan karena damai, melainkan karena sebagian dari kita memilih diam. Diam yang kadang menyamar sebagai netralitas, atau dibungkus dengan dalih “jangan ikut campur urusan orang.”

You might also like

Diplomasi “Paru-Paru Dunia” di Tengah Kepungan Air Bah: Sebuah Paradoks Ambisi dan Realitas

Pinjaman Online, Rakyat Kecil, dan Solusi Keuangan Islam

Revolusi Pendidikan Hukum dari Buku ke Realitas: Sebuah Rasa Sebagai Pendidik

Padahal, dalam syariat keluarga Islam, tidak ada ruang untuk netral terhadap kezhaliman. Seorang ayah tak boleh berdiam jika ada tangan yang mengancam keluarganya, betapa pun jauhnya tangan itu berasal. Maka sebagai bangsa, sikap diam terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina, atau terhadap ancaman yang ditujukan kepada negeri-negeri Muslim seperti Iran, bukanlah netralitas yang terpuji. Itu adalah kelalaian dalam menjaga rumah umat. Dan bila kita terus mendiamkannya, bukan tak mungkin bara api itu akan sampai ke sajadah kita sendiri.

Indonesia seharusnya tidak sekadar menampilkan wajah moderat yang ramah, tetapi juga memperlihatkan keberanian moral sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai rahmatan lil ‘alamin. Dalam konteks hukum keluarga Islam, ada konsep penting yaitu wilayah—tanggung jawab dan perlindungan terhadap mereka yang ada dalam naungan kita. Maka umat Islam Indonesia punya kewajiban moral untuk menyuarakan kebenaran, sekalipun itu jauh di seberang benua. Bukankah Nabi SAW bersabda bahwa perumpamaan kaum mukminin dalam kasih sayang adalah seperti satu tubuh? Ketika satu bagian sakit, seluruh tubuh ikut merasakannya.

Tapi mengapa kita seolah tak merasakannya?

Mungkin karena rumah kita sendiri sedang rapuh. Keluarga-keluarga Muslim di negeri ini tengah sibuk mengurus luka-luka domestik: perceraian yang meningkat, anak-anak yang kehilangan arah, dan budaya konsumtif yang menyusup masuk ke ruang makan dan ruang belajar. Ketika televisi sibuk menayangkan hiburan dan media sosial penuh dengan selebritas instan, maka tragedi Palestina atau ketegangan di Timur Tengah hanyalah sekilas berita yang lewat di antara gulir jempol.

Inilah yang harus kita khawatirkan: bahwa tanpa disadari, kita sedang kehilangan kepekaan sebagai keluarga besar umat Islam. Dan jika nilai-nilai keadilan, empati, dan keberanian tidak lagi ditanamkan sejak meja makan keluarga, maka generasi kita berikutnya hanya akan mengenal Palestina sebagai topik lomba pidato, Iran sebagai tajuk berita politik.

Lalu bagaimana kita membalas semua ini?

Kita tidak harus mengangkat senjata, tapi kita harus mulai mengangkat kesadaran. Mulai dari rumah sendiri: dari cara orang tua bicara kepada anak-anak tentang apa itu keadilan, apa itu keberpihakan kepada yang lemah, dan bagaimana Islam memerintahkan kita untuk berdiri di pihak yang benar, sekalipun melawan arus. Pendidikan keluarga harus kembali menjadi ruang pertama di mana anak-anak belajar tentang dunia bukan hanya lewat layar, tetapi lewat nilai.

Dari perspektif hukum keluarga Islam, ada sejumlah solusi konkret dan jitu yang dapat ditawarkan untuk menghadapi krisis moral akibat perang dan ketidakpedulian:

Pertama, menguatkan kembali peran kepala keluarga sebagai qawwam yang tidak hanya bertanggung jawab memberi nafkah, tapi juga memberi arah moral dan sosial dalam keluarga. Ayah tidak boleh abai terhadap kondisi umat dan harus menjadi teladan dalam keberpihakan kepada keadilan.

Kedua, menghidupkan majelis keluarga sebagai forum musyawarah. Di dalamnya, pembahasan isu-isu keumatan harus menjadi hal biasa. Anak-anak tidak hanya ditanya tentang nilai ujian, tapi juga diajak memahami penderitaan saudara seiman di belahan bumi lain.

Ketiga, memasukkan dimensi solidaritas global ke dalam pendidikan anak-anak melalui kurikulum informal di rumah: membaca kisah Palestina bersama, berdiskusi tentang nilai-nilai keberanian dan keadilan dalam Islam, serta melatih empati lewat aksi sosial sederhana.

Keempat, negara dan ormas Islam harus memperkuat kerja sama diplomasi moral melalui jalur keulamaan dan kemasyarakatan. Seperti halnya kewajiban nafkah yang tidak terbatas pada materi, diplomasi moral adalah bentuk ‘nafkah sosial’ terhadap umat yang lebih luas. Negara tidak boleh hanya menjadi penonton dalam tragedi global, melainkan harus bersikap sebagai pelindung nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan.

Kelima, peran ibu dalam keluarga harus diperkuat sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Dalam hukum keluarga Islam, ibu bukan sekadar pengasuh, tetapi pembentuk akhlak. Ia bisa menanamkan nilai cinta damai, solidaritas, dan semangat keislaman melalui dialog, cerita, dan kebiasaan. Keteladanan ibu dalam menyikapi isu keumatan akan tertanam dalam hati anak-anak sejak dini.

Keenam, memperluas fungsi keluarga sebagai agen perubahan sosial. Dalam Islam, keluarga bukan hanya tempat berlindung tetapi juga ruang kaderisasi peradaban. Maka keluarga harus menjadi sarang lahirnya generasi yang peka terhadap penderitaan umat, siap bergerak untuk keadilan, dan mampu membela yang tertindas dengan cara-cara yang mulia dan terarah. melalui jalur keulamaan dan kemasyarakatan, bukan hanya menunggu keputusan resmi politik luar negeri. Dalam hukum keluarga, tidak ada larangan untuk memberi bantuan kepada keluarga jauh yang sedang terzalimi, apalagi jika mereka masih satu tubuh keimanan.

Indonesia juga perlu menghidupkan kembali peran ulama dan tokoh keluarga umat dalam memberi suara. Bukan suara gaduh, tetapi suara yang jernih, tulus, dan berpihak. Dalam tradisi hukum keluarga Islam, ada qawwamah—peran pemimpin sebagai pelindung dan pengarah. Maka negara, sebagai ayah besar, harus bersuara bukan hanya untuk menjaga relasi politik, tapi juga untuk menjaga martabat kemanusiaan.

Akhirnya, konflik Iran dan Israel mungkin tidak akan kita selesaikan dari sini. Tapi kita bisa mulai dari rumah sendiri: dengan menjaga nilai, dengan menyampaikan kebenaran, dan dengan menolak diam. Karena jika dunia menyulut api dan kita hanya memadamkan lilin di dalam rumah, maka kita bukan sedang menjaga damai, kita sedang menunggu rumah kita ikut terbakar.

*PENULIS adalah seorang akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh dan Wakil Ketua Rabithah Thaliban Aceh (RTA)

Tags: IranKeluargaIslamKepalaKeluargaKonflikTimurTengah

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
Previous Post

Trans-Sumatra Tol sampai Banda Aceh: Ruas Sigli–Banda Aceh Hampir Tersambung Sepenuhnya Tahun Ini

Next Post

Refleksi 20 Tahun Perdamaian Aceh: UIN Ar-Raniry dan BRA Selenggarakan Bedah Buku Istimewa

Redaksi

Redaksi

Rumoh Data adalah platform yang menyajikan berita dan wawasan berbasis data dengan pendekatan kreatif dan transformatif.

Related Posts

Muhammad Haikal
Opini

Diplomasi “Paru-Paru Dunia” di Tengah Kepungan Air Bah: Sebuah Paradoks Ambisi dan Realitas

by Redaksi
December 2, 2025
0

Oleh: Muhammad Haykal, B.A., M.A* Di panggung internasional, Indonesia sedang menari dengan anggun. Bersama Brasil, kita tengah merajut sebuah aliansi strategis...

Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Islamic Finance

Pinjaman Online, Rakyat Kecil, dan Solusi Keuangan Islam

by Redaksi
September 10, 2025
0

Oleh: Muhammad Jais, S.E., M.Sc.IBF* Fenomena pinjaman online (pinjol) kian hari semakin menjadi sorotan publik. Di satu sisi, pinjol hadir...

Revolusi Pendidikan Hukum dari Buku ke Realitas: Sebuah Rasa Sebagai Pendidik

September 3, 2025
Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Dialektika Bank Syariah: Antara Kompromi Sistem dan Purifikasi Syariah

August 25, 2025

Dua Dekade Otonomi Khusus Aceh: Antara Harapan Kesejahteraan dan Tantangan Implementasi

August 22, 2025
Next Post
Refleksi 20 Tahun Perdamaian Aceh: UIN Ar-Raniry dan BRA Selenggarakan Bedah Buku Istimewa

Refleksi 20 Tahun Perdamaian Aceh: UIN Ar-Raniry dan BRA Selenggarakan Bedah Buku Istimewa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premium Content

Bank Raya, AGRO, Bank Raya 2026, bisnis digital bank, kredit digital Bank Raya, laba Bank Raya, bank digital Indonesia, kinerja Bank Raya kuartal I 2026,

Transformasi Digital Berbuah Manis, Bank Raya Catat Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

May 7, 2026
PT PIM Diminta Transparan Soal Penerimaan Tenaga Kerja

PT PIM Diminta Transparan Soal Penerimaan Tenaga Kerja

October 5, 2025
Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

May 3, 2026
ADVERTISEMENT
Media Data

Rumoh Data adalah platform yang menyajikan berita dan wawasan berbasis data dengan pendekatan kreatif dan transformatif.

Categories

  • Academy
  • Aceh
  • Analisis
  • Apps
  • Bisnis
  • Cerita Data
  • Data Otomotif
  • Editorial
  • Editorial Data
  • Ekonomi
  • Ekonomi Syari'ah
  • IHSG
  • Info Grafis
  • International
  • Investasi
  • Islamic Finance
  • Keuangan
  • Nasional
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Reviews
  • Technology
  • The Dialogue

Recent Posts

  • Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional
  • OJK: Perbankan Indonesia Tetap Tumbuh Positif di Tengah Gejolak Global
  • Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

© 2026 Rumohdata

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Nasional
  • Ekonomi
  • International
  • Investasi
  • IHSG
  • Analisis
  • Academy
  • Opini
  • Login
  • Cart
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?