• Iklan
  • Policy
  • Shop
  • Podcast
  • Login
Upgrade
Media Data
Thursday, May 7, 2026
  • Home
  • Bisnis
  • Dunia
    • All
    • Info Grafis
    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Bank Raya, AGRO, Bank Raya 2026, bisnis digital bank, kredit digital Bank Raya, laba Bank Raya, bank digital Indonesia, kinerja Bank Raya kuartal I 2026,

    Transformasi Digital Berbuah Manis, Bank Raya Catat Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Waspada! Modus Penipuan 'Paket Hilang' Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Waspada! Modus Penipuan ‘Paket Hilang’ Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Ilustrasi harga emas

    Permintaan Stabil, Harga Emas Diproyeksi Bergerak Moderat Sepanjang 2026

  • EkonomiHijau
  • Investasi
    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

    Ilustrasi IHSG

    IHSG Jeda Siang: Parkir di 8.678, ‘Big Banks’ Masih Jadi Primadona di Tengah Merahnya Asia

    Ilustrasi IHSG

    Reli Akhir Pekan: IHSG Siap Tembus Resisten Baru, Cek Menu Saham Pilihan Hari Ini

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang “Window Dressing”, Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Ilustrasi Bak BRI

    Saham ANTM dan BMRI Alami Net Sell Asing Terbesar Pekan Ini

    Flatlay of an iPad displaying stock market graph on a wooden desk with a pencil and paper.

    IHSG Tertahan di Level 8.370 pada Jumat (14/11), NCKL, SCMA, KLBF Jadi Top Losers LQ45

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    stock trading, investing, stock market, forex, finance, money, crypto, bitcoin, shiba, station, stock market, stock market, stock market, stock market, stock market, forex, forex, forex, crypto, crypto

    IHSG Melonjak ke 8.447 pada Awal Sesi Senin (11/11), MBMA, BUMI, TLKM Jadi Pemimpin Penguatan

    Ilustrasi Wallstreet

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.447 pada Senin (10/11), Didukung Sentimen Akhir Shutdown AS

    Trending Tags

    • Saham
    • saham blue chip
    • Harga Saham
    • investasi saham
    • investor saham bank
  • Opini
  • Tech AIHot
  • Nasional
    Menkeu Purbaya Ungkap Dana Pemerintah “Ngendon” di Deposito hingga Rp 285,6 Triliun

    Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    Pengasuhan anak di luar negeri, Pixels

    Aturan Daycare di Negara Maju Jadi Sorotan, Indonesia Didorong Perkuat Standar

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Trending Tags

    • ekonomi
    • Ekonomi Syari'ah
    • indikator ekonomi
    • ekonomi indonesia
    • perekonomian indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Dunia
    • All
    • Info Grafis
    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

    Bank Raya, AGRO, Bank Raya 2026, bisnis digital bank, kredit digital Bank Raya, laba Bank Raya, bank digital Indonesia, kinerja Bank Raya kuartal I 2026,

    Transformasi Digital Berbuah Manis, Bank Raya Catat Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Mulai Juni 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit Awal

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Adira Finance Catat Laba Rp484 Miliar, Didorong Efisiensi dan Kualitas Aset

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Waspada! Modus Penipuan 'Paket Hilang' Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Waspada! Modus Penipuan ‘Paket Hilang’ Sasar Pengguna E-commerce, Begini Cara Kerjanya

    Ilustrasi harga emas

    Permintaan Stabil, Harga Emas Diproyeksi Bergerak Moderat Sepanjang 2026

  • EkonomiHijau
  • Investasi
    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

    Ilustrasi IHSG

    IHSG Jeda Siang: Parkir di 8.678, ‘Big Banks’ Masih Jadi Primadona di Tengah Merahnya Asia

    Ilustrasi IHSG

    Reli Akhir Pekan: IHSG Siap Tembus Resisten Baru, Cek Menu Saham Pilihan Hari Ini

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang “Window Dressing”, Cek Deretan Saham Jagoan Analis

    Ilustrasi Bak BRI

    Saham ANTM dan BMRI Alami Net Sell Asing Terbesar Pekan Ini

    Flatlay of an iPad displaying stock market graph on a wooden desk with a pencil and paper.

    IHSG Tertahan di Level 8.370 pada Jumat (14/11), NCKL, SCMA, KLBF Jadi Top Losers LQ45

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    stock trading, investing, stock market, forex, finance, money, crypto, bitcoin, shiba, station, stock market, stock market, stock market, stock market, stock market, forex, forex, forex, crypto, crypto

    IHSG Melonjak ke 8.447 pada Awal Sesi Senin (11/11), MBMA, BUMI, TLKM Jadi Pemimpin Penguatan

    Ilustrasi Wallstreet

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.447 pada Senin (10/11), Didukung Sentimen Akhir Shutdown AS

    Trending Tags

    • Saham
    • saham blue chip
    • Harga Saham
    • investasi saham
    • investor saham bank
  • Opini
  • Tech AIHot
  • Nasional
    Menkeu Purbaya Ungkap Dana Pemerintah “Ngendon” di Deposito hingga Rp 285,6 Triliun

    Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Prestasi Global Garuda Indonesia, Jadi Wakil Tunggal RI di Peringkat Dunia

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok Energi Aman di Tengah Geopolitik Global

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    ASEAN Kompak Jaga Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Iran-AS

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    BGN Ajak Kampus Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis: Jadi Laboratorium Hidup dan Penyerap Produk Lokal

    Pengasuhan anak di luar negeri, Pixels

    Aturan Daycare di Negara Maju Jadi Sorotan, Indonesia Didorong Perkuat Standar

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Buruh Siap Desak UU Ketenagakerjaan Baru dan Perlindungan Gig Worker di Hari Buruh

    Trending Tags

    • ekonomi
    • Ekonomi Syari'ah
    • indikator ekonomi
    • ekonomi indonesia
    • perekonomian indonesia
No Result
View All Result
Media Data
No Result
View All Result
Home Opini

Revolusi Pendidikan Hukum dari Buku ke Realitas: Sebuah Rasa Sebagai Pendidik

Redaksi by Redaksi
September 3, 2025
in Opini
0
Donate
0
553
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterRingkasan

Oleh: Tgk. Muhammad Razi Calok*

Dalam ranah pendidikan tinggi hukum di Indonesia, skripsi konvensional dengan pendekatan normatif telah lama menjadi ritual inisiasi bagi calon sarjana hukum. Namun, alih-alih menjadi wadah inovasi, ia lebih mirip jalan pintas yang aman, sebuah respons pragmatis terhadap tantangan yang ada. Fenomena ini, yang sering kita jumpai di berbagai fakultas hukum, bukanlah sekadar pilihan metodologi. Ini adalah refleksi dari sebuah sistem yang masih terperangkap dalam paradigma ”law in books”—hukum sebagai teks, norma, dan doktrin—sementara realitas di lapangan menuntut pemahaman ”law in action”. Ini seharusnya tidak menjadi problem, justeru kekosongan ini harus dijadikan trigger untuk melatih mahasiswa sebagaimana yang dibutuhkan oleh kebanyakan industri sekarang.

Walaupun sudah berlakunya surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DIRJEN DIKTI) Nomor 17/D/0/93 tertanggal 24 Februari 1993 tentang kurikulum Nasional untuk pendidikan program sarjana di bidang ilmu hukum, tugas penulisian hukum tersebut dapat berbentuk sripsi, atau Legal Memorandum (LM) atau Studi Kasus Hukum. Namun, sekali lagi sampai saat ini mahasiswa di banyak perguruan tinggi masih tidak mau menggunakan alternatif-alternatif tersebut (M Syamsuddin dan Salman Luthan, 2018).

Tradisi ini diyakini berakar kuat dari warisan sistem hukum Kontinental, di mana hukum tertulis dan analisis doktrinal menjadi acuan utama dalam sistem hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam tradisi ini, skripsi normatif menjadi alat paling efisien untuk meneliti kekosongan hukum, norma yang tidak jelas, atau pertentangan antarnorma yang berlaku.Prosesnya lebih terstruktur, datanya statis, dan sumbernya mudah diakses (cukup dari perpustakaan dan repositori digital).Tidak heran, banyak mahasiswa memilih jalur ini sebagai rute tercepat menuju kelulusan.

You might also like

Diplomasi “Paru-Paru Dunia” di Tengah Kepungan Air Bah: Sebuah Paradoks Ambisi dan Realitas

Pinjaman Online, Rakyat Kecil, dan Solusi Keuangan Islam

Dialektika Bank Syariah: Antara Kompromi Sistem dan Purifikasi Syariah

Namun, pilihan ini datang dengan konsekuensi. Mahasiswa yang berfokus pada pendekatan normatif memang akan mahir dalam analisis logis dan interpretasi teks hukum.Mereka akan menjadi hakim, jaksa, atau staf legal yang cakap dalam membaca pasal demi pasal. Namun, dunia kerja modern menuntut lebih. Profesi hukum saat ini, terutama bagi advokat, membutuhkan pemahaman kontekstual dan kemampuan untuk menganalisis bagaimana hukum bekerja dalam masyarakat.8 Di sinilah metode studi kasus, yang berfokus pada penyelidikan empiris terhadap fenomena kontemporer, menjadi sangat relevan.

Studi kasus melatih mahasiswa untuk terjun ke lapangan, melakukan wawancara (interview), dan collecting data primer yang ‘tebal’ untuk menjawab pertanyaan “bagaimana” dan “mengapa” sebuah peristiwa hukum terjadi. Keterampilan ini, seperti analisis bukti dan penelusuran fakta di lapangan, sangat penting bagi seorang pengacara yang berhadapan langsung dengan kasus-kasus nyata. Sebuah penelitian yang menganalisis putusan pengadilan, misalnya, dapat memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana hukum diterapkan dalam praktik.

Jadi, mengapa studi kasus kurang diminati? Ini bukan hanya soal ketersediaan sumber daya, tetapi juga kendala praktis dan psikologis. Mahasiswa menghadapi tantangan besar dalam menemukan data yang relevan, mengatur jadwal bimbingan yang rumit, dan menghadapi ketidakpastian yang melekat pada penelitian lapangan. Selain itu, ada hambatan psikologis seperti kecemasan dan writer’s block, yang diperparah oleh kompleksitas data kualitatif.Pilihan konvensional adalah cara mahasiswa untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini.

Untuk mengatasi ini, pendidikan hukum di Indonesia harus berani berinovasi. Institusi harus mempromosikan reformasi kurikulum yang mengintegrasikan metode studi kasus sebagai bagian integral dari proses belajar. Dosen pembimbing juga harus dibekali dengan kapasitas yang memadai untuk membimbing penelitian empiris, bukan hanya normatif. Langkah-langkah ini akan menghasilkan sarjana hukum yang tidak hanya menguasai teori hukum, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan untuk menghadapi kompleksitas sosial di dunia nyata.

Pada akhirnya, perubahan ini bukan hanya tentang metode penelitian, melainkan tentang filosofi pendidikan hukum itu sendiri. Indonesia membutuhkan generasi sarjana hukum yang progresif, yang mampu menjembatani kesenjangan antara teks hukum dan realitas sosial.Mengubah mentalitas dari  ”law in books” menjadi ”law in action” adalah langkah pertama dan terpenting dalam revolusi ini.

*Penulis: Alumni S2 Perbandingan Hukum dari Ahmad Ibrahim Kulliyah of Law, IIUM Malaysia, dan juga dosen hukum di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STIS Nahdhatul Ulama Aceh.

Continue Reading
Tags: PendidikPendidikan HukumTgk. Muhammad Razi Calok

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
Previous Post

Analisis Sentimen sebagai Wawasan Strategis untuk Pertumbuhan Merek

Next Post

Strategi E-commerce Berbasis Data: Transformasi Penjualan Melalui Personalisasi Hiper

Redaksi

Redaksi

Rumoh Data adalah platform yang menyajikan berita dan wawasan berbasis data dengan pendekatan kreatif dan transformatif.

Related Posts

Muhammad Haikal
Opini

Diplomasi “Paru-Paru Dunia” di Tengah Kepungan Air Bah: Sebuah Paradoks Ambisi dan Realitas

by Redaksi
December 2, 2025
0

Oleh: Muhammad Haykal, B.A., M.A* Di panggung internasional, Indonesia sedang menari dengan anggun. Bersama Brasil, kita tengah merajut sebuah aliansi strategis...

Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Islamic Finance

Pinjaman Online, Rakyat Kecil, dan Solusi Keuangan Islam

by Redaksi
September 10, 2025
0

Oleh: Muhammad Jais, S.E., M.Sc.IBF* Fenomena pinjaman online (pinjol) kian hari semakin menjadi sorotan publik. Di satu sisi, pinjol hadir...

Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Dialektika Bank Syariah: Antara Kompromi Sistem dan Purifikasi Syariah

August 25, 2025

Dua Dekade Otonomi Khusus Aceh: Antara Harapan Kesejahteraan dan Tantangan Implementasi

August 22, 2025
Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Ekonomi Syariah Indonesia: Dari Raksasa yang Tertidur Menuju Pilar Pembangunan Berkelanjutan

August 21, 2025
Next Post
A woman using a laptop and credit card for an online shopping transaction.

Strategi E-commerce Berbasis Data: Transformasi Penjualan Melalui Personalisasi Hiper

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premium Content

Bank Syariah Nasional Resmi Beroperasi, Jajaran Direksi Baru Dilantik

Bank Syariah Nasional Resmi Beroperasi, Jajaran Direksi Baru Dilantik

August 23, 2025
Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

Subsidi Motor Listrik Diminta Tak Sekadar Dongkrak Penjualan, Industri Dalam Negeri Harus Diperkuat

May 3, 2026
Detailed view of financial trading graphs on a monitor, illustrating stock market trends.

IHSG Menguat 0,59% ke 8.118 pada Jumat, JSMR, MEDC, dan GOTO Pimpin Top Gainers LQ45

October 3, 2025
ADVERTISEMENT
Media Data

Rumoh Data adalah platform yang menyajikan berita dan wawasan berbasis data dengan pendekatan kreatif dan transformatif.

Categories

  • Academy
  • Aceh
  • Analisis
  • Apps
  • Bisnis
  • Cerita Data
  • Data Otomotif
  • Editorial
  • Editorial Data
  • Ekonomi
  • Ekonomi Syari'ah
  • IHSG
  • Info Grafis
  • International
  • Investasi
  • Islamic Finance
  • Keuangan
  • Nasional
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Reviews
  • Technology
  • The Dialogue

Recent Posts

  • Berangkat Haji Mei 2026, Menkeu Purbaya Doa untuk Ekonomi Nasional
  • OJK: Perbankan Indonesia Tetap Tumbuh Positif di Tengah Gejolak Global
  • Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp2,84 Juta per Gram pada 7 Mei 2026

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

© 2026 Rumohdata

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Nasional
  • Ekonomi
  • International
  • Investasi
  • IHSG
  • Analisis
  • Academy
  • Opini
  • Login
  • Cart
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?