Jakarta, rumohdata-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku membawa doa khusus untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia saat menunaikan ibadah haji tahun 2026. Ia berharap perekonomian nasional dapat tumbuh lebih kuat dan memberi kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
Purbaya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026. Menjelang keberangkatannya, ia mengaku tengah mempersiapkan diri, termasuk mengikuti pembekalan tata cara pelaksanaan ibadah haji agar berjalan lancar.
Dalam keterangannya kepada media, Purbaya menyampaikan harapannya agar pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat dan keluar dari tren pertumbuhan stagnan di level 5 persen. Ia optimistis momentum ekonomi nasional saat ini menunjukkan arah yang semakin positif.
Purbaya bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat bergerak mendekati 6 persen hingga akhir tahun. Optimisme tersebut didasarkan pada capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen secara tahunan atau year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa strategi pemerintah mulai menunjukkan hasil di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Pemerintah juga berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan konsumsi domestik dan dukungan terhadap sektor berorientasi ekspor.
Selain berdoa untuk ekonomi nasional, Purbaya juga sempat berkelakar mengenai kemungkinan menambahkan gelar haji di depan namanya sepulang dari Tanah Suci. Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai saat berbincang dengan wartawan di Jakarta.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dinilai menjadi sinyal penting bagi pelaku usaha dan investor. Pemerintah berharap stabilitas fiskal dan berbagai program stimulus mampu menjaga tren pertumbuhan tetap kuat sepanjang 2026.






























