• Latest
  • Trending
  • All
  • Academy
Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Ekonomi Syariah Indonesia: Dari Raksasa yang Tertidur Menuju Pilar Pembangunan Berkelanjutan

August 21, 2025
ADVERTISEMENT
Lewat Tarara Humanity, Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

Lewat Tarara Humanity, Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

January 19, 2026
Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

January 9, 2026
Gandeng Yayasan Tarara Global Humanity, UIN Ar-Raniry Akan Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf Turki

Gandeng Yayasan Tarara Global Humanity, UIN Ar-Raniry Akan Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf Turki

January 7, 2026
H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

December 29, 2025
Ilustrasi IHSG

IHSG Jeda Siang: Parkir di 8.678, ‘Big Banks’ Masih Jadi Primadona di Tengah Merahnya Asia

December 18, 2025
Mati dalam Gelap: Banjir Sumatera dan Kejahatan Menyembunyikan Data HGU

Mati dalam Gelap: Banjir Sumatera dan Kejahatan Menyembunyikan Data HGU

December 17, 2025
Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

December 16, 2025
Illutrasi photo oleh Reuters

Demi Cuan Miliaran Dolar, Meta Diduga Sengaja “Pelihara” Iklan Penipuan dari China

December 16, 2025
Media Data
  • Home
  • NasionalHot
  • International
  • BisnisGreen
    • All
    • Info Grafis
    Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

    Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

    Rapor Merah Perdagangan Aceh: Oktober 2025 Defisit USD 11,57 Juta Akibat Ekspor Lesu

    Rapor Merah Perdagangan Aceh: Oktober 2025 Defisit USD 11,57 Juta Akibat Ekspor Lesu

    Businessman reading a financial newspaper at a desk, highlighting finance and commerce theme.

    Asing “Serbu” Pasar Keuangan RI, Rp 12,7 Triliun Mengalir Masuk dalam Sepekan

    Optimisme Bank Indonesia: Ekonomi RI Bisa Tembus 5,7% Tahun Depan, Ini Syaratnya

    Optimisme Bank Indonesia: Ekonomi RI Bisa Tembus 5,7% Tahun Depan, Ini Syaratnya

    Gali Warisan Ulama Nusantara, BAZNAS Luncurkan Riset Kitab Zakat Syekh Nawawi Majene

    Gali Warisan Ulama Nusantara, BAZNAS Luncurkan Riset Kitab Zakat Syekh Nawawi Majene

    coins, economy economy, exchange rate, chart, inflationary, saving, rate rate, cover, exchange rate, exchange rate, exchange rate, exchange rate, exchange rate, saving, saving, saving

    Sinyal Dovish The Fed Bangkitkan Wall Street, Peluang Pangkas Suku Bunga Menguat

    A close-up of a Bitcoin coin against a shimmering gold background, symbolizing digital currency and finance.

    Gerakan Boikot JP Morgan Menguat Setelah Strategy Terancam Keluar dari Index MSCI

    Ilustrasi Penjualan BYD di Indonesia

    BYD Atto 1 Terlaris di Indonesia, Harga Segera Naik pada November 2025

    mobile phone, smartphone, keyboard, app, internet, network, social network, logo, facebook, marketing, analysis, concept, social networking, networking, social media, icon, website, multimedia, internet, facebook, marketing, marketing, social media, social media, social media, social media, social media

    Triliunan Rupiah Melayang: Penipuan di Indonesia Capai Rp 7,8 Triliun dalam Setahun

  • Info Grafis
  • Kolaborasi
  • Opini
  • Insight
    H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

    H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

    money, rupiah, salary, economic, financial, pay, indonesia, mug, rupiah, rupiah, rupiah, rupiah, rupiah

    Dampak Positif & Negatif Rencana Redenominasi Rupiah

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    Arsitektur Ketahanan: Analisis Transformasi PT Bank Central Asia Tbk dari Jangkar Konglomerat menjadi Raksasa Perbankan Digital (1957–Saat Ini)

    Arsitektur Ketahanan: Analisis Transformasi PT Bank Central Asia Tbk dari Jangkar Konglomerat menjadi Raksasa Perbankan Digital (1957–Saat Ini)

    Close-up of a credit card payment being processed at a POS terminal.

    Literasi Keuangan Komprehensif: Peta Jalan Menuju Kemandirian Finansial Melalui Pengelolaan, Proteksi, dan Pengembangan Aset

    big, data, keyboard, computer, internet, online, www, surfing, amount of data, word, flood of data, database, bulk data, collect, evaluate, data volume, data retention, data storage, market research, records, data processing, complex, data collection, database, database, database, database, database, market research, data collection

    Tren Terbaru dalam Big Data: Tantangan dan Peluang untuk Data Analis

    A woman using a laptop and credit card for an online shopping transaction.

    Strategi E-commerce Berbasis Data: Transformasi Penjualan Melalui Personalisasi Hiper

    Minimalistic design showcasing 'branding and marketing' text for business strategy visuals.

    Analisis Sentimen sebagai Wawasan Strategis untuk Pertumbuhan Merek

    Analisis Komprehensif Dampak Ekonomi Gelombang Demonstrasi di Indonesia Akhir Agustus 2025

    Analisis Komprehensif Dampak Ekonomi Gelombang Demonstrasi di Indonesia Akhir Agustus 2025

No Result
View All Result
Platform Berita
  • Home
  • NasionalHot
  • International
  • BisnisGreen
    • All
    • Info Grafis
    Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

    Sedekah Mi Instan di Atas Kuburan Ekologis: Menguliti Kemunafikan Oligarki Pasca-Bencana

    Rapor Merah Perdagangan Aceh: Oktober 2025 Defisit USD 11,57 Juta Akibat Ekspor Lesu

    Rapor Merah Perdagangan Aceh: Oktober 2025 Defisit USD 11,57 Juta Akibat Ekspor Lesu

    Businessman reading a financial newspaper at a desk, highlighting finance and commerce theme.

    Asing “Serbu” Pasar Keuangan RI, Rp 12,7 Triliun Mengalir Masuk dalam Sepekan

    Optimisme Bank Indonesia: Ekonomi RI Bisa Tembus 5,7% Tahun Depan, Ini Syaratnya

    Optimisme Bank Indonesia: Ekonomi RI Bisa Tembus 5,7% Tahun Depan, Ini Syaratnya

    Gali Warisan Ulama Nusantara, BAZNAS Luncurkan Riset Kitab Zakat Syekh Nawawi Majene

    Gali Warisan Ulama Nusantara, BAZNAS Luncurkan Riset Kitab Zakat Syekh Nawawi Majene

    coins, economy economy, exchange rate, chart, inflationary, saving, rate rate, cover, exchange rate, exchange rate, exchange rate, exchange rate, exchange rate, saving, saving, saving

    Sinyal Dovish The Fed Bangkitkan Wall Street, Peluang Pangkas Suku Bunga Menguat

    A close-up of a Bitcoin coin against a shimmering gold background, symbolizing digital currency and finance.

    Gerakan Boikot JP Morgan Menguat Setelah Strategy Terancam Keluar dari Index MSCI

    Ilustrasi Penjualan BYD di Indonesia

    BYD Atto 1 Terlaris di Indonesia, Harga Segera Naik pada November 2025

    mobile phone, smartphone, keyboard, app, internet, network, social network, logo, facebook, marketing, analysis, concept, social networking, networking, social media, icon, website, multimedia, internet, facebook, marketing, marketing, social media, social media, social media, social media, social media

    Triliunan Rupiah Melayang: Penipuan di Indonesia Capai Rp 7,8 Triliun dalam Setahun

  • Info Grafis
  • Kolaborasi
  • Opini
  • Insight
    H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

    H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

    money, rupiah, salary, economic, financial, pay, indonesia, mug, rupiah, rupiah, rupiah, rupiah, rupiah

    Dampak Positif & Negatif Rencana Redenominasi Rupiah

    Ilustrasi Pertumbuhan IHSG

    IHSG Menguat Tipis ke 8.398 Pagi Ini (13/11), PGAS, BRPT, DSSA Jadi Top Gainers LQ45

    Arsitektur Ketahanan: Analisis Transformasi PT Bank Central Asia Tbk dari Jangkar Konglomerat menjadi Raksasa Perbankan Digital (1957–Saat Ini)

    Arsitektur Ketahanan: Analisis Transformasi PT Bank Central Asia Tbk dari Jangkar Konglomerat menjadi Raksasa Perbankan Digital (1957–Saat Ini)

    Close-up of a credit card payment being processed at a POS terminal.

    Literasi Keuangan Komprehensif: Peta Jalan Menuju Kemandirian Finansial Melalui Pengelolaan, Proteksi, dan Pengembangan Aset

    big, data, keyboard, computer, internet, online, www, surfing, amount of data, word, flood of data, database, bulk data, collect, evaluate, data volume, data retention, data storage, market research, records, data processing, complex, data collection, database, database, database, database, database, market research, data collection

    Tren Terbaru dalam Big Data: Tantangan dan Peluang untuk Data Analis

    A woman using a laptop and credit card for an online shopping transaction.

    Strategi E-commerce Berbasis Data: Transformasi Penjualan Melalui Personalisasi Hiper

    Minimalistic design showcasing 'branding and marketing' text for business strategy visuals.

    Analisis Sentimen sebagai Wawasan Strategis untuk Pertumbuhan Merek

    Analisis Komprehensif Dampak Ekonomi Gelombang Demonstrasi di Indonesia Akhir Agustus 2025

    Analisis Komprehensif Dampak Ekonomi Gelombang Demonstrasi di Indonesia Akhir Agustus 2025

No Result
View All Result
Platform Berita
Home Islamic Finance

Ekonomi Syariah Indonesia: Dari Raksasa yang Tertidur Menuju Pilar Pembangunan Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
August 21, 2025
in Islamic Finance, Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Donate
0
Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Oleh: Muhammad Jais, S.E., M.Sc. IBF*

Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, berdiri di ambang sebuah transformasi ekonomi yang fundamental. Dengan total aset keuangan syariah yang telah melampaui Rp2.883 triliun pada akhir 2024, sektor ini menunjukkan geliat yang tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Namun, angka fantastis ini sejatinya baru permukaan dari potensi raksasa yang masih tertidur. Pangsa pasar keuangan syariah secara keseluruhan yang baru mencapai 11,45% dari total industri keuangan nasional adalah sebuah paradoks sekaligus peluang emas.

Masa depan ekonomi syariah bukanlah sekadar tentang menaikkan angka pangsa pasar. Ini adalah tentang merumuskan kembali arah pembangunan bangsa menuju sebuah model yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan hakiki. Pertanyaannya bukan lagi “apakah” ekonomi syariah akan tumbuh, melainkan “bagaimana” kita mengarahkannya untuk menjadi pilar utama visi Indonesia Emas 2045.

Peluang di Depan Mata: Tiga Mesin Pertumbuhan Utama

Pilihan Redaksi

Muhammad Haikal

Diplomasi “Paru-Paru Dunia” di Tengah Kepungan Air Bah: Sebuah Paradoks Ambisi dan Realitas

December 2, 2025
Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Pinjaman Online, Rakyat Kecil, dan Solusi Keuangan Islam

September 10, 2025

Revolusi Pendidikan Hukum dari Buku ke Realitas: Sebuah Rasa Sebagai Pendidik

September 3, 2025

Dialektika Bank Syariah: Antara Kompromi Sistem dan Purifikasi Syariah

August 25, 2025
Load More

Setidaknya ada tiga mesin pendorong utama yang jika dioptimalkan, dapat mengakselerasi peran ekonomi syariah secara eksponensial.

Pertama, momentum keuangan berkelanjutan (ESG). Prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang kini menjadi tren global sejatinya adalah DNA dari ekonomi syariah yang berlandaskan Maqasid al-Shariah—tujuan untuk melindungi iman, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Indonesia, sebagai pionir penerbitan Green Sukuk di tingkat global, telah membuktikan bahwa keuangan syariah dan investasi hijau adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Ini adalah peluang untuk memposisikan Indonesia bukan sebagai pengikut, melainkan sebagai pemimpin global dalam pendanaan etis dan berkelanjutan.

Kedua, integrasi dengan ekonomi riil melalui industri halal. Visi besar Indonesia untuk menjadi pusat produsen halal dunia—mencakup makanan, fesyen, pariwisata, hingga farmasi—adalah kerangka kosong tanpa adanya sistem peredaran darah yang kuat. Keuangan syariah adalah sistem peredaran darah itu. Ia harus menjadi tulang punggung yang membiayai setiap jengkal rantai nilai halal, dari petani rempah di desa hingga eksportir busana muslim skala global.

Ketiga, transformasi digital sebagai jembatan inklusi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Bagi ekonomi syariah, teknologi finansial (fintech) adalah jembatan untuk melompati hambatan geografis dan birokrasi, membawa produk-produk syariah yang kompetitif langsung ke genggaman jutaan UMKM dan masyarakat yang selama ini belum terjangkau (unbanked dan underbanked).

Mengurai Benang Kusut: Tantangan Nyata yang Menghadang

Namun, jalan menuju realisasi potensi ini tidaklah mulus. Ada dua benang kusut utama yang harus segera diurai.

Ads Ads Ads
ADVERTISEMENT

Tantangan paling fundamental adalah krisis literasi dan inklusi. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 dari OJK menampar kita dengan kenyataan: tingkat literasi keuangan syariah baru mencapai 39,11% dengan tingkat inklusi yang jauh lebih memprihatinkan, yaitu hanya 12,88%. Angka ini menunjukkan adanya jurang menganga antara ketersediaan produk dan pemahaman serta penggunaan oleh masyarakat. Ini adalah sumbatan utama yang menghambat permintaan dan pertumbuhan organik.

Tantangan kedua adalah defisit talenta dan inovasi produk. Sektor ini menghadapi “kesenjangan kompetensi” yang serius. Data menunjukkan hanya sekitar 9% karyawan di bank syariah yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi Islam. Defisit talenta ini berimbas langsung pada kemandekan inovasi, memunculkan persepsi bahwa banyak produk syariah hanyalah “salin-tempel” dari produk konvensional yang diberi label syariah. Tanpa otentisitas dan keunikan produk yang benar-benar menjawab kebutuhan riil, daya saing ekonomi syariah akan terus tergerus.

Strategi Transformasi: Peta Jalan Menuju Puncak

Untuk mengubah tantangan menjadi batu loncatan, diperlukan sebuah strategi transformasi yang terpadu dan agresif, sejalan dengan peta jalan yang telah dirintis oleh OJK dan KNEKS.

  1. Gempur Literasi, Rangkul Digitalisasi: Upaya meningkatkan literasi tidak bisa lagi bersifat seremonial. Diperlukan kampanye masif yang berbasis digital, menyasar generasi muda melalui platform yang mereka gunakan sehari-hari. Edukasi harus terintegrasi di dalam aplikasi fintech dan perbankan digital, mengubah setiap transaksi menjadi momen pembelajaran. Tujuannya jelas: membuat ekonomi syariah mudah dipahami dan diakses hanya dengan beberapa ketukan jari.
  2. Integrasi Total dengan Sektor Riil: Visi keuangan syariah harus keluar dari menara gadingnya. Kebijakan afirmatif diperlukan untuk menjadikan lembaga keuangan syariah sebagai motor penggerak utama pembiayaan UMKM dan industri halal. Contohnya, dengan mengalokasikan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang lebih besar dan menciptakan skema pembiayaan rantai pasok halal yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Pelajaran dari Malaysia menunjukkan bahwa kerangka tata kelola syariah yang kuat (Sharia governance) adalah kunci untuk memastikan integrasi ini berjalan efektif dan kredibel.
  3. Melahirkan Inovasi Otentik: Sektor ini harus bergeser dari mentalitas “patuh syariah” (Sharia-compliant) menjadi “terinspirasi syariah” (Sharia-inspired). Ini berarti menciptakan produk-produk inovatif yang tidak dimiliki keuangan konvensional, seperti skema bagi hasil yang lebih fleksibel untuk start-up, produk manajemen risiko berbasis syariah untuk petani, atau pembiayaan infrastruktur sosial dengan skema waqf-linked sukuk. Kolaborasi intensif antara industri, regulator, dan universitas adalah kunci untuk menciptakan pusat riset dan pengembangan kelas dunia.

Sebuah Panggilan untuk Bertindak

Pada akhirnya, masa depan ekonomi syariah di Indonesia adalah sebuah pilihan strategis. Pilihan untuk tetap menjadi raksasa yang tertidur dengan potensi yang tidak tergarap, atau bangkit menjadi kekuatan transformatif yang menopang pembangunan nasional.

Mengembangkan ekonomi syariah bukan hanya soal agama atau identitas, melainkan soal membangun sistem ekonomi yang lebih tangguh, adil, dan manusiawi. Dengan mengintegrasikannya secara total ke dalam denyut nadi ekonomi riil, memberdayakan UMKM, dan memimpin agenda keuangan berkelanjutan, Indonesia tidak hanya akan mencapai target pangsa pasar, tetapi juga meletakkan fondasi yang kokoh untuk sebuah masa depan yang sejahtera dan berkeadilan bagi semua. Inilah esensi sejati dari kontribusi ekonomi syariah untuk visi Indonesia Emas 2045.

*PENULIS: Alumni S2 Islamic Banking and Finance di International Islamic University Malaysia dan juga Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI)

Tags: ekonomiEkonomi Syari'ahEkonomiAcehInvestasiSaham
Share224Tweet140Summarize

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Analisis Data di Era Digital Indonesia: Dari Fondasi, Tren Masa Depan, hingga Implementasi Strategis

Next Post

Demi Makan Bergizi Gratis, Anggaran Badan Gizi Nasional Jadi yang Terbesar di 2026

Sponsored articles

Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Strategi Transformasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Dialektika Bank Syariah: Antara Kompromi Sistem dan Purifikasi Syariah

August 25, 2025
Potho spesial Abu Paisal Kuba, Ketua RTA

Jika Dunia Menyulut Api, Siapa yang Menjaga Rumah Kita? Tafsir Hukum Keluarga atas Krisis Timur Tengah

August 21, 2025
Next Post
Demi Makan Bergizi Gratis, Anggaran Badan Gizi Nasional Jadi yang Terbesar di 2026

Demi Makan Bergizi Gratis, Anggaran Badan Gizi Nasional Jadi yang Terbesar di 2026

consultant, office, business, finance, economy, indicators, data, consultant, consultant, consultant, consultant, office, office, business, business, business, finance, finance, economy, data, data, data, data, data

Sebuah Analisis Mendalam: Tugas, Keterampilan, dan Prospek Karier Seorang Data Analyst

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Academy

Close-up of a credit card payment being processed at a POS terminal.
Academy

Literasi Keuangan Komprehensif: Peta Jalan Menuju Kemandirian Finansial Melalui Pengelolaan, Proteksi, dan Pengembangan Aset

by Redaksi
October 2, 2025
big, data, keyboard, computer, internet, online, www, surfing, amount of data, word, flood of data, database, bulk data, collect, evaluate, data volume, data retention, data storage, market research, records, data processing, complex, data collection, database, database, database, database, database, market research, data collection
Academy

Tren Terbaru dalam Big Data: Tantangan dan Peluang untuk Data Analis

by Redaksi
September 26, 2025
Minimalistic design showcasing 'branding and marketing' text for business strategy visuals.
Academy

Analisis Sentimen sebagai Wawasan Strategis untuk Pertumbuhan Merek

by Redaksi
September 2, 2025
Memanfaatkan Kekuatan Machine Learning: Panduan Mendalam untuk Analisis Data dan Implementasi Praktis
Academy

Memanfaatkan Kekuatan Machine Learning: Panduan Mendalam untuk Analisis Data dan Implementasi Praktis

by Redaksi
August 29, 2025

Terkini

Lewat Tarara Humanity, Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

Lewat Tarara Humanity, Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

January 19, 2026
Desember Ceria? IHSG Dibayangi Peluang "Window Dressing", Cek Deretan Saham Jagoan Analis

Wall Street “Ngerem” Mendadak, Saham Teknologi Jadi Korban Aksi Ambil Untung

January 9, 2026
Gandeng Yayasan Tarara Global Humanity, UIN Ar-Raniry Akan Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf Turki

Gandeng Yayasan Tarara Global Humanity, UIN Ar-Raniry Akan Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf Turki

January 7, 2026
H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

H-2 Tutup Tahun, 9,8 Juta Wajib Pajak Sudah Migrasi ke Coretax. Anda Sudah?

December 29, 2025
Ads By Tiktok Ads By Tiktok Ads By Tiktok
ADVERTISEMENT

Rumohdata.com adalah platform data dan narasi lokal berbasis data yang menggabungkan visualisasi statistik, riset kebijakan, dan cerita masyarakat dalam satu ruang digital.

About

  • About Us
  • Site Map
  • Contact Us
  • Career

Policies

  • Periklanan
  • Pedoman Media Cyber
  • Cookie Setting
  • Term Of Use

Join Our Newsletter

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

Copyright 2025 by Rumohdata

Facebook-f Twitter Youtube Instagram

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • International
  • Bisnis
  • Info Grafis
  • Kolaborasi
  • Opini
  • Insight

© 2025. Rumohdata.com