Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya untuk mencapai kesepakatan dengan China, yang tidak hanya mencakup aspek dagang tetapi bahkan isu senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan menjelang pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan KTT APEC di Korea Selatan akhir Oktober 2025.
Poin utama yang disoroti Trump
- Trump mengatakan pihaknya berharap bisa mencapai perjanjian dagang yang adil dengan China, termasuk pembelian kembali kedelai AS oleh Beijing dan pembatasan senjata nuklir.
- Meskipun ketegangan masih tinggi — terutama terkait ekspor logam tanah jarang dan kontrol teknologi oleh China — Trump mengaku yakin bahwa perubahan pola pikir Beijing akan mempercepat kesepakatan.
- Isu Taiwan dan konflik Rusia-Ukraina juga disebut sebagai bagian dari pembicaraan, yang menunjukkan bahwa kesepakatan ini akan melampaui perdagangan murni.
Implikasi bagi Hubungan AS–China
- Jika tercapai, kesepakatan tersebut akan menjadi momen strategis dalam hubungan kedua negara yang sepanjang tahun ini mengalami eskalasi tarif dan kontrol eksport.
- Untuk pasar global, keberhasilan negosiasi dapat memulihkan kepercayaan investor dan meredam risiko gejolak pada rantai pasok global.
- Namun, analis menilai bahwa optimisme Trump harus dibarengi dengan tindakan konkret; tanpa itu, masih ada potensi kekecewaan yang memicu reaksi negatif di pasar.









































