Banda Aceh-Seiring persiapan berlangsungnya MTQ Ke-37 Aceh yang akan digelar di Pidie Jaya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendesak agar ruas Tol Sibanceh seksi Padang Tiji–Seulimuem dibuka sementara untuk rombongan kafilah dan pendukung acara.
“Dengan dibukanya tol, waktu tempuh bisa berkurang hingga sekitar satu jam, dan tentu saja lebih nyaman,” kata Anggota Komisi IV DPRA, T. A. Khalid, Selasa (28/10/2025).
Tol Sibanceh seksi Padang Tiji–Seulimuem belum dibuka untuk umum karena masih dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan sejumlah bidang tanah.
Khalid menyarankan agar pembukaan sementara hanya untuk rombongan kafilah MTQ dan pengantar, dengan pengawalan khusus, untuk memastikan kelancaran tanpa membuka akses penuh kepada umum.
Stimulus pembukaan ini dianggap strategis sebab dapat mempersingkat waktu tempuh dari Banda Aceh atau wilayah barat-selatan ke Pidie Jaya, yang menjadi tuan rumah MTQ.
Meski ide pembukaan sementara dinilai baik, masih ada sejumlah kendala yang perlu diperhatikan: Proses pembebasan lahan di seksi tol tersebut masih menyisakan beberapa bidang yang belum selesai, sehingga Uji Layak Fungsi (ULF) belum dapat dilaksanakan penuh. Perlu mekanisme buka-tutup yang jelas serta pengaturan lalu lintas untuk mencegah risiko kecelakaan atau gangguan konstruksi.
Koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, BPN, BPJT dan pengelola tol harus ditingkatkan agar pembukaan sementara tidak mengganggu proses konstruksi utama.
Editorial: rumohdata.com
Sumber: ajnn.net







































