Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan pada pembukaan perdagangan Kamis (2/10) pagi. IHSG dibuka naik 0,48% ke level 8.082,45, setelah sehari sebelumnya ditutup melemah.
Kenaikan ini sejalan dengan peluang technical rebound di pasar, di tengah sentimen global yang masih cenderung beragam.
Bursa Regional Variatif
Mengutip data perdagangan pagi, bursa Asia mencatatkan pergerakan yang tidak seragam. Sebagian indeks bergerak positif, sementara lainnya masih berada di zona merah.
Faktor eksternal seperti pergerakan bursa Wall Street semalam, harga komoditas, hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral global menjadi penentu utama. Investor juga menantikan rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi aliran modal ke pasar negara berkembang.
Level Teknis IHSG
Secara teknikal, IHSG kini berada di zona penting. Analis memprediksi resistance terdekat berada di kisaran 8.200 – 8.246, sementara level support kuat diperkirakan di 7.894 – 7.959.
Jika penguatan mampu berlanjut dan menembus resistance tersebut, maka peluang tren kenaikan jangka pendek akan semakin terbuka. Namun, apabila tekanan jual kembali meningkat, koreksi ke bawah support juga tetap mungkin terjadi.
Sektor dan Strategi Investor
Penguatan IHSG pagi ini ditopang oleh saham berkapitalisasi besar (blue chip), terutama dari sektor perbankan dan konsumer. Meski begitu, para analis mengingatkan agar investor tetap selektif dalam memilih saham.
Strategi “buy on weakness” dinilai masih relevan untuk saham-saham yang memiliki fundamental kuat, terutama di tengah volatilitas global yang tinggi. []








































