Aceh-Duka mendalam menyelimuti Tanah Rencong. Proses pencarian dan evakuasi pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh terus mengungkap fakta yang memilukan. Hingga hari ini, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan dan teridentifikasi telah mencapai angka 430 jiwa.
Angka ini melonjak seiring dengan tembusnya tim SAR gabungan ke lokasi-lokasi yang sebelumnya terisolasi total.
Fakta Lapangan:
- Penyebab Lonjakan: Penemuan jenazah di titik-titik longsor yang baru bisa diakses alat berat dan surutnya air di beberapa kawasan hilir.
- Titik Terparah: Sebagian besar korban ditemukan di wilayah pegunungan yang terdampak longsor parah serta bantaran sungai yang tersapu banjir bandang (Flash Flood).
- Status Pencarian: Operasi SAR masih terus berlangsung karena laporan warga mengenai anggota keluarga yang hilang masih terus masuk ke posko pengaduan.
Angka 430 ini menjadikan bencana akhir tahun 2025 ini sebagai salah satu tragedi hidrometeorologi terburuk di Sumatera dalam satu dekade terakhir. Pemerintah daerah bersama TNI/Polri kini memprioritaskan identifikasi jenazah (DVI) dan pemakaman massal yang layak bagi korban yang tidak lagi dikenali.





































