Sabang— Kota Sabang, yang terletak di ujung barat Indonesia, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan. Di Pulau Weh, Sabang menawarkan perpaduan pesona alam, warisan sejarah dan budaya yang lengkap, menjadikannya magnet bagi pelancong domestik maupun mancanegara.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, pihaknya fokus meningkatkan infrastruktur dan mempromosikan destinasi unggulan agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali.
Beberapa lokasi yang menjadi daya tarik utama di Sabang:
- Tugu Nol Kilometer Indonesia, monumen yang menandai titik paling barat negeri ini — menjadi simbol nasional dan spot foto favorit wisatawan.
- Pulau Rubiah, destinasi snorkeling dan diving dengan air sebening kaca serta karang dan ikan tropis yang masih alami.
- Pantai Iboih dan Pantai Tapak Gajah, pantai-pantai yang menghadirkan pengalaman santai di tepi laut dengan pasir putih dan pemandangan laut lepas.
- Benteng Jepang Anoi Itam, peninggalan sejarah masa pendudukan Jepang di Pulau Weh, kini menjadi lokasi wisata yang berpadu dengan alam dan sejarah.
Harry menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Sabang akan tetap mengedepankan kearifan lokal serta kelestarian lingkungan. “Prinsipnya, pariwisata harus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.









































