Mahasiswa USK Usulkan Calon Rektor Diuji Kelayakan di Forum Terbuka
Banda Aceh — Sejumlah mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) mengusulkan agar proses pemilihan rektor periode berikutnya dilakukan secara lebih terbuka dengan menghadirkan forum uji kelayakan bagi para calon. Forum ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk mengenal visi, misi, serta komitmen para calon pemimpin universitas tersebut.
Usulan ini muncul sebagai bentuk keinginan mahasiswa agar kampus terbesar di Aceh itu semakin transparan dan demokratis dalam menentukan arah kebijakan ke depan. Selama ini, proses pemilihan rektor dinilai terlalu tertutup dan minim ruang partisipasi dari mahasiswa.
Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (Himadikon) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USK, Teguh Muharam, menilai bahwa forum semacam itu penting untuk memastikan calon rektor benar-benar memiliki kemampuan manajerial dan kepedulian terhadap aspirasi mahasiswa.
“Sudah saatnya mahasiswa tidak hanya menjadi penonton. Kami ingin tahu siapa yang layak dan punya visi nyata untuk membawa USK lebih maju,” ujar Teguh dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (11/10).
Forum Uji Kelayakan untuk Transparansi Kampus
Menurut Teguh, forum uji kelayakan bisa digelar secara terbuka dengan melibatkan seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga organisasi mahasiswa. Dalam forum itu, setiap calon diberi kesempatan untuk memaparkan gagasan tentang pengembangan akademik, riset, kesejahteraan mahasiswa, dan tata kelola kampus yang lebih modern.
“Calon rektor yang punya integritas tidak akan takut diuji. Justru ini kesempatan untuk memperlihatkan komitmen dan keberpihakannya pada civitas akademika,” tambahnya.
Mahasiswa menilai, uji kelayakan publik juga dapat memperkuat akuntabilitas senat universitas dan panitia pemilihan rektor. Dengan forum terbuka, seluruh proses bisa dipantau masyarakat kampus, bukan hanya segelintir pihak.
Harapan terhadap BEM dan Senat Universitas
Mahasiswa berharap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USK berperan aktif dalam memfasilitasi penyelenggaraan forum tersebut. Teguh menilai, BEM tidak boleh hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan seremonial kampus, melainkan menjadi jembatan aspirasi antara mahasiswa dan pimpinan universitas.
“BEM harus berani mengambil peran. Kalau calon rektor bisa diuji di depan mahasiswa, itu menunjukkan kampus ini benar-benar terbuka terhadap kritik dan partisipasi,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pengamat pendidikan tinggi menilai bahwa forum publik seperti ini selaras dengan semangat good university governance yang menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.
Konteks Nasional: Reformasi Pemilihan Rektor
Secara nasional, proses pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri masih diatur oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan aturan, pemilihan dilakukan oleh senat universitas dan perwakilan kementerian, dengan porsi suara kementerian sebesar 35 persen.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir muncul dorongan agar kampus membuka ruang publik yang lebih luas, termasuk menghadirkan forum diskusi dan debat terbuka antara calon. Beberapa universitas seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga (Unair) bahkan sudah mempraktikkan public hearing sebelum pemilihan rektor dilakukan.
Harapan Akhir dari Mahasiswa
Mahasiswa berharap, senat universitas dan panitia pemilihan rektor USK dapat menampung usulan ini secara positif. Selain sebagai bentuk partisipasi mahasiswa, forum terbuka juga akan membantu publik menilai sejauh mana calon memahami tantangan kampus, mulai dari peningkatan kualitas riset hingga kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kami ingin rektor yang tidak hanya pandai berbicara di ruang rapat, tetapi juga mampu mendengar suara mahasiswa,” tegas Teguh.
Forum uji kelayakan publik ini diharapkan bisa menjadi momentum baru bagi USK untuk memperkuat budaya akademik yang inklusif, kritis, dan partisipatif — sejalan dengan semangat perubahan menuju universitas kelas dunia yang berpihak pada mahasiswa.







































